بسم الله الرحمن الرحيم


Motivasi
============

Ya Allah, Ya Ilahiy Tambahkanlah Kami Ilmu Yang Bermanfaat, Rizki Yang Baik - Baik dan Amalan Yang Diterima, Ya Allah Ya Rabbiy Anugerahi Kami Hidayah, Ketaqwaan, Kecukupan Diri dan Kekayaan hati

Ya Allah Rabb Yang Membolak - Balikan Hati, Tetapkanlah Hati Kami Di Atas Dien-MU

Semua dari Allah dan Semua akan Kembali Kepada Allah, ya Allah ya Rabbiy ya Ilahiy Berilah Pahala ke Atas Semua Musibah dan Cobaanmu kepadaku ini, dan Gantilah Semua Apa Yang Hilang dengan Yang Lebih Baik...

Ya Ilahiy, Ya Rabbiy Engkau Maha Mendengar Lagi Menepati Janji .. Amieen


============

Friday, September 2, 2011

Under Estimate dan Over Confidence

Kenapa coba

sebagian orang under estimate dan sebagian lagi terlalu percaya dengan orang lain. under estimate jika menimpa pada diri kita tidak enak memang, serba tidak nyaman.
Namun jika kita malah demotivasi apa yang orang lain anggap terhadap diri kita malahan menjadi kenyataan dan benar adanya.

Terlalu percaya dengan orang lain juga tidak bagus dan beresiko. Harus ada parameter - parameter basic yang dimiliki agar kita tidak salah orang untuk dipercaya.

Bekerja dengan orang lain perlu seni dan kecerdikan sosial. Kapan saatnya harus kita turun dan kapan waktunya harus didelegasikan kepada orang lain.

Saya bekerja bukan untuk memperbanyak harta, karena kalau parameternya banyak relativ dan tidak ada acuan yang baku.

Saya bekerja untuk meningkatkan nilai jual saya, enjoy dalam kerja dan happy forever.

Friday, September 24, 2010

Muhasabah Diri

Muhasabah Diri:
1. Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku
2. "Hai orang-orang yang beriman, taqwalah kepada Allah, dan hendaklah setiap diri memperhatikan (bekal) apa yang telah disiapkannya untuk hari esok.

Bagaimana mungkin seseorang yang menginginkan besok sesuatu namun hari ini tidak berusaha untuk mendapatkan dan menyiapkannya.

Satu kesalahan yang fatal adalah jika kita tidak menyadari kelemahan diri kita sendiri.

1. Kurang sabar, definisi kurang sabar ini dapat dibagi lagi menjadi:
  • Kurang sabar didalam menjalankan ketaatan kepada Allah. Indikasinya dapat kita lihat dari kualitas diri kita dalam menjalankan apa yang Allah perintahkan. Tidak tepat waktu, kurangnya kualitas, sekadar pemenuhan kewajiban, terpaksa maupun kurang ikhlas.
  • Kurang Sabar di dalam menjauhi apa yang dilarang Allah seperti bermudah-mudahan dalam bermaksiat, kurang bisa mengontrol hawa nafsu, menggampangkan dosa kecil, padahal apa bedanya dosa besar dengan dosa kecil jika dosa kecil namun kuantitasnya rutin dan banyak.
  • Kurang sabar ketika diberi cobaan atau ujian dari Allah, padahal Allah telah berjanji tidaklah Allah akan membebani diri manusia kecuali sebatas kemampuannya.
Hal-hal yang mesti diperbaiki agar kualitas diri makin membaik adalah :
  1. Kualitas salat lima waktu, baik secara Fikih maupun Tasawuf (Ibadah Hati) dari mulai syarat rukun, wudhu hingga salam.
  2. Meninggalkan segala sesuatu yang menyibukan namun tidak bermanfaat, baik perkara itu untuk urusan dunia maupun akhirat.
  3. Menebalkan keyakinan akan adanya kehidupan setelah mati, Alam Ghaib, surga dan neraka, siksa kubur, nikmat kubur, balasan amal di dunia.
  4. Mengaplikasikan iman secara baik dan benar di kehidupan seharian
Hari ini adalah hari ini, apa yang kita lakukan hari ini terecord dan ada balasannya nanti di yaumul hisab.
Berbekalah, berbekalah wahai musafir yang selalu ingat akan kembali pulang menuju rabbnya.

Hasbunallah wa ni'mal wakil

Saturday, September 11, 2010

Flashback Di Masa Lalu,

Siang tadi teringat satu hal terbodoh yang pernah aku lakukan di masa lalu waktu masih di STM, bagaimana tidak bodoh.
Teman minta nasihat karena rumahnya kemalingan, eh malah aku antarkan ke dukun buat nanyain siapa yang memaling isi rumah kawanku.
Bodohnya lagi pengin tahu tersangkanya juga dengan cara instan, siapa pelakunya? to the point sama mbah dukun.
ha.ha.haa

Polisi aja butuh waktu untuk mencari pelakunya, ini malah nanya dukun directly siapa mbah pelakunya..
Astagfirullah, benar-benar aku bodoh