بسم الله الرحمن الرحيم


Motivasi
============

Ya Allah, Ya Ilahiy Tambahkanlah Kami Ilmu Yang Bermanfaat, Rizki Yang Baik - Baik dan Amalan Yang Diterima, Ya Allah Ya Rabbiy Anugerahi Kami Hidayah, Ketaqwaan, Kecukupan Diri dan Kekayaan hati

Ya Allah Rabb Yang Membolak - Balikan Hati, Tetapkanlah Hati Kami Di Atas Dien-MU

Semua dari Allah dan Semua akan Kembali Kepada Allah, ya Allah ya Rabbiy ya Ilahiy Berilah Pahala ke Atas Semua Musibah dan Cobaanmu kepadaku ini, dan Gantilah Semua Apa Yang Hilang dengan Yang Lebih Baik...

Ya Ilahiy, Ya Rabbiy Engkau Maha Mendengar Lagi Menepati Janji .. Amieen


============

Friday, July 25, 2008

Tujuan Pernikahan

Tujuan Pernikahan Berkisar dalam Perkara - Perkara Berikut Ini:
  • Mematahkan Syahwat
  • Menghasilkan Keturunan
  • Memperbanyak Keturunan
  • Bangkit Menjalankan Pekerjaan Rumah Tangga
Mematahkan Syahwat

Mematahkan Syahwat (menyalurkan syahwat) merupakan perkara yang dituntut oleh syariat. Sebab tatkala syahwat itu tercabut akan menaikan seseorang ke dalam tingkatan yang paling tinggi dan menjadikannya orang yang memiliki sifat ridho di dunia dan diridhoi di akhirat. Oleh karena itu nabi memerintahkan orang yang sudah mampu untuk segera menikah, beliau bersabda:

"Wahai sekalian para pemuda, siapa saja diantara kalian yang mampu untuk menikah hendaknya segera menikah, sebab nikah itu lebih bisa menundukan pandangan dan menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu maka hendaknya berpuasa sebab puasa itu adalah tameng bagi dirinya."

Menikah merupakan tameng yang bisa melindungi seseorang dari terjatuh dalam bujukan syaithan, mencegah bergeloranya syahwat, lebih menundukan pandangan dan menjaga kemaluan. Dari Anas bin Malik bahwasannya Rasulullah bersabda:

"Apabila seseorang hamba menikah, maka dia telah menyempurnakan setengah diennya, oleh karena itu hendaknya dia bertaqwa kepada Allah dalam separuh sisanya."

Menghasilkan Keturunan

Diantara tujuan pernikahan adalah melahirkan keturunan yang shalih dan shalihah yang akan menjadi penyejuk pandangan bagi kedua orangtuanya dalam kehidupan dunia dan menjadi simpanan bagi mereka di akhirat. Telah bersabda Rasulullah shalallahu "alaihi wassalam bahwasannya selururuh amalan bani Adam terputus dengan meninggalnya dia kecuali tiga perkara. Beliau menyebutkan salah satunya adalah anak yang shalih yang selalu mendoakan kebaikan bagi orangtuanya dan menjelaskan bahwa doa anak yang shalih pahalanya akan sampai kepada orangtuanya yang telah meninggal.

Memperbanyak Anak

Banyaknya anak menjadikan seseorang merasa tenang berada di tengah keluarga, masyarakat dan karib - kerabatnya serta menjadikan ia merasa betah tinggal di rumah, di samping anak - anak itu akan membantu ia dalam memenuhi kebutuhan dunianya.

Mengerjakan Tugas dan Pekerjaan Rumah Tangga

Memperhatikan rumah dan menjaga serta merawat segala sesuatu yang berkenaan dengannya merupakan pekerjaan yang membutuhkan waktu, pengenalan dan pengetahuan. Sangat sedikit sekali laki-laki yang mengetahui dan menekuninya. Oleh karena itu wanitalah sebagai penanggung jawabnya, secara tabiat dia diciptakan untuk mengurusi rumah dan menjalankan segala sesuatu yang bisa menjadikan baik semua urusannya, berfikir serta tekun dalam menjalankan tugas-tugasnya, seperti masak, menjaga kebersihan rumah dan segala sesuatu yang berkaitan dengan urusan rumah. Khidmat seorang istri terhadap keluarganya yang berada di dalam rumah berada di balik tirai perlindungan, kesucian dan dalam keadaan terjaga kemuliaan, keutamaan dan kelurusan manusiawi ini, tidaklah kalah dengan nilai pekerjaan seorang suami di luar rumah



No comments: